Kali ini mereka diantar sopir, “kamu kok bisa bilang gitu sama Amel, mas?” Luna bersandar di bahu sang calon suami. Tapi dia sangat penasaran kenapa Devan bisa menyebut tes DNA pada Amel. Bahkan ucapan Devan membuat wajah Amel merah padam.“Secara selama ini kamu yang dituduh mandul, sayang. Buktinya kamu hamil sekarang, kan. Tapi jujur tadi refleks saja mau balas ucapannya dengan cara yang menyakitkan juga. Ternyata reaksinya kayak gitu,” Devan tertawa, “berarti tuduhanku benar. Udah cocok belum aku jadi peramal, sayang?” Devan bertanya sambil mengusap lembut perut calon istrinya. “Setelah dukun Mayang, apa sekarang terbit lagi dukun Devan. Wah hidupku dikelilingi para dukun,” sahut Luna sambil menggeleng.“Peramal, sayang. Bukan dukun,” protes Devan.“Beda penyebutan saja, Mas. Tempat kerjanya aja yang beda.”Devan hendak membantah, namun suara Luna kembali terdengar, “gak boleh protes. Harus nurut sama Bumil.” Mulut Devan kembali terkunci.*Prewedding Sesi prewedding mereka di
Terakhir Diperbarui : 2025-10-22 Baca selengkapnya