Beberapa orang sudah bersiap keluar, tetapi Raffi tiba-tiba menahan Ryan dan bertanya, "Anak Muda, aku penasaran metode apa yang kamu gunakan tadi? Bisa kasih sedikit bocoran?"Ryan tersenyum tipis. "Cuma cara sederhana, nggak seberapa. Kalau Dokter Raffi tertarik, lain waktu kita bisa ngobrol lagi."Melihat Ryan enggan menjelaskan lebih jauh, Raffi pun tidak memaksa. Dia hanya menyerahkan sebuah kartu nama sambil berkata, "Aku siap menerima kunjunganmu kapan pun.""Dokter Raffi terlalu memuji. Nanti aku yang akan berkunjung sendiri."Ryan menerima kartu nama itu, lalu pergi bersama yang lain.Begitu keluar dari vila, Ryan berpamitan dengan Angie, lalu naik ke mobil Kenny dan mereka pun melaju pergi.Sepanjang jalan, Kenny terlihat sangat menyesal dan terus meminta maaf, "Bro, aku benar-benar nggak nyangka semuanya bakal seribet ini. Maaf banget ya!""Nggak apa-apa," jawab Ryan sambil tersenyum tenang.Kenny melanjutkan dengan nada serius, "Paman Daffa sama Kak Angie itu bukan orang bi
Read more