Le Relais de l’Entrecote – Paris Malam itu, Radja dan Djiwa menikmati makan malam di salah satu restoran paling terkenal di Paris. Di atas meja terhidang menu andalan—Steak Frites, masih mengepul hangat. Di tengah keramaian restoran, Radja duduk berdekatan dengan Djiwa. Lengan pria itu melingkar santai di pinggang Djiwa, seolah tak peduli pada mata-mata di sekitar. Ia memotong steak menjadi potongan kecil, rapi, lalu menyuapkannya pada wanita itu. “Ayo,” ujar Radja pelan, mengangkat garpu. “Buka mulut kamu.” Djiwa masih mengunyah suapan sebelumnya. Setelah menelannya, ia menurut—membuka mulut dan menerima suapan berikutnya. Cup. Sebuah kecupan mendarat di pipi kanannya. “Mas …,” Djiwa merengut kecil, suaranya manja tapi gugup. “Apaan sih. Dilihatin orang nanti. Masa tiap aku makan dicium terus.” Radja tersenyum kecil, nyaris puas. “Satu suapan,” katanya ringan, “Sama dengan satu kecupan cinta.” Wajah Djiwa menghangat, semburat samar mewarnai kedua tulang pipinya. “J
Last Updated : 2026-01-22 Read more