Satya tidak berteriak. Tidak membanting apa pun. Ia hanya menatap Radja lebih lama dari sebelumnya. Satu tangannya mengepal perlahan di sisi tubuh, lalu kembali mengendur. “Kamu berani sekali,” ucap Satya akhirnya, suaranya nyaris berbisik, namun mengandung ancaman. “Menuduh saya di rumah saya sendiri.” Radja membalas tatapan itu tanpa gentar. “Saya tidak menuduh,” katanya ringan. “Saya menyampaikan apa yang saya ketahui.” Satya terkekeh pelan. Tawa pendek tanpa humor. “Kalau begitu,” katanya sembari melangkah mendekat, jarak mereka kini hanya sejengkal, “Kamu harus tahu satu hal, Radja.” Ia mencondongkan wajahnya sedikit. “Orang yang bermain di wilayah gelap, tidak suka cahayanya disorot terlalu terang.” Radja tersenyum miring. “Dan orang yang hidup di terang,” balasnya tenang, “Tidak takut melihat kegelapan.” Satya menatapnya beberapa detik lebih lama, lalu berbalik. “Tampaknya,” ucapnya dingin, “Kita punya banyak hal yang perlu dibicarakan.” “Tentu saja,” balas Rad
최신 업데이트 : 2026-01-25 더 보기