“Mas ... lepas,” pinta Djiwa seraya menurunkan tangan Radja, namun pria itu tetap menahan telapak tangannya untuk menutupi mata wanita itu. “Mas Radja, lepas. Saya mau lihat dengan siapa Mas Kai,” akhirnya telapak tangan itu dilepas, namun saat Kaisar dengan wanita yang bersamanya pergi meninggalkan basement. Mata Djiwa segera bergerak mencari keberadaan sang suami, tapi terlambat—Kaisar sudah masuk ke dalam restoran tanpa jejak. “Pasti belum jauh,” gumamnya sambil membuka pintu mobil. Baru saja hendak turun, lengannya ditahan oleh Radja. “Djiwa, kamu mau ke mana?” “Saya mau turun, Mas. Saya mau kejar Mas Kai. Asal Mas Radja tahu, ternyata Mas Kai punya selingkuhan, Mas. Maksud Djiwa, Mas Kai punya simpanan udah lama,” jawabnya lirih. Radja menghela napas panjang, “Jangan lupa, kita malam ini mau bertemu kolega bisnis saya. Bukan mau memergoki Kaisar.” “Tapi Mas ....” matanya berkaca. “Sudahlah, bahas itu nanti di rumah. Kamu harus profesional, Djiwa. Jangan lupa, sekarang kam
Terakhir Diperbarui : 2025-12-15 Baca selengkapnya