Maulana, Santoso, Parto, dan Gunawan semuanya pernah melihat kemampuan Arlo secara langsung, jadi mereka sangat antusias kepadanya. Namun, antusiasme orang-orang lain tampak agak setengah hati, hanya sekadar formalitas.Setelah minum beberapa ronde, suasana mulai hangat dan semua orang mulai banyak bicara.Santoso menceritakan kejadian Conan yang "kerasukan", membuat semua yang mendengarnya terperangah. Beberapa tatapan langsung tertuju pada Arlo, jelas sekali mereka hanya setengah percaya.Bahkan yang pikirannya lebih sempit, mulai diam-diam merasa curiga. Mereka menduga Arlo mungkin memainkan trik atau mungkin hubungan baiknya dengan Maulana juga karena ada sesuatu yang tidak jelas?Santoso yang peka pada suasana itu, ingin sekalian membantu menaikkan nama Arlo. Bagaimanapun, dia yang paling dulu kenal dan paling dekat dengan Arlo. Semakin besar nama Arlo, dia juga ikut mendapat keuntungan.Santoso pun tertawa dan berkata, "Arlo, tunjukkan sedikit kemampuanmu, biar mereka lihat sendi
Read more