"Ini apa, Mas?" Nara terkejut, ketika benda itu disodorkan Wilson ke tangannya. Nara tahu itu kartu ATM, tapi yang jadi pertanyaan Nara, untuk apa Wilson memberinya ini? Mata mereka bertemu sepersekian detik mereka membisu sampai kemudian Wilson tersenyum lalu memaksa Nara menggenggam kartu berwarna hitam itu. "Pakai, Nara." titah Wilson tegas. "Beli baju, skincare apapun yang kamu mau. Besok saya transfer bulanan buat kamu ke sini."Apa? Nara terpaku, masih menatap Wilson yang nampak terkekeh melihat wajah Nara yang terkejut itu. "Besok selain koas, kamu wajib temenin saya kalau ada undangan kolega kayak kemarin. Sampai di sini, saya nggak perlu detailkan apa yang harus kamu lakukan dengan kartu itu kan, Nara?"Ah! Nara mulai paham. Wilson memberinya ini untuk merawat dan memperbaiki penampilan agar tidak mempermalukan Wilson, bukan? Nara tersenyum, Wilson benar, ia harus banyak merubah penampilan agar siap mendampingi lelaki ini nantinya. "Maaf harus merepotkan, Mas." desis Nar
Read more