"Ah, syukurlah kau sudah pulang, Bos!" sambut Gary begitu Leo masuk ke dalam rumah. "Ada apa?" "Hmm, sepertinya aku melakukan kesalahan, Bos." Gary tertawa nyengir. Leo sampai mengernyit. "Kesalahan apa maksudmu? Mana Elisa?" "Nah, itulah masalahnya, Bos. Bu Elisa ... bertanya tentang kematian orang tuamu." Leo langsung terdiam. "Maafkan aku, Bos, aku menceritakannya, tapi aku bersumpah tidak menyebutkan nama apa pun. Kupikir dia harus tahu agar dia tidak terlalu terkejut saat semuanya terbongkar nanti." Leo hanya mengembuskan napas panjang, tangannya terkepal, tapi ia tidak menyalahkan Gary sama sekali. "Lalu?""Aku tidak tahu, tapi tiba-tiba dia seperti orang ketakutan." Leo makin mengernyit, tapi tidak lama kemudian, ia teringat tentang trauma Elisa. "Sial, Gary! Dia punya trauma terhadap api! Dia pasti takut saat kau menyebut tentang kebakaran!" geram Leo yang langsung berlari masuk ke kamar. Leo tahu Elisa punya luka bakar, luka bakar yang membuat wanita itu trauma samp
Read more