Elisa menganga, tubuhnya langsung gemetar mendengar permintaan tidak punya hati dari kakeknya itu sampai ia memegangi perutnya sendiri, melindunginya dari semua kekejaman dunia. "Gugurkan kandungan? Grandpa memintaku menggugurkan kandunganku? Apa Grandpa bercanda?" "Apa Grandpa terlihat bercanda, hah? Kalau kau masih mau menjadi bagian dari keluarga ini dan kau masih mau mendapat warisan Grandpa, maka gugurkan kandungan itu sekarang juga! Kita mulai semuanya dari awal, kita sangkal semua gosip liar di luar sana, dan sisanya biar Grandpa yang menyelesaikannya!" "Tidak! Bukankah Grandpa yang mati-matian memintaku hamil, hah? Lalu setelah aku hamil sungguhan, mengapa Grandpa malah memintaku menggugurkannya?" "Sudah Grandpa bilang karena anak itu adalah benih dari pria rendahan! Grandpa masih bisa menerimamu, tapi tidak dengan anak itu!" Hilda dan Susan yang mendengarnya sudah saling bertatapan. Di satu sisi, mereka senang melihat Darmawan tega pada Elisa, tapi di sisi lain, mereka t
Read more