Jantung Elisa memacu tidak terkendali. Seharusnya Leo yang berada di depan pintu, tapi malah pria yang tidak ingin ia lihat. Eddy ....Ya, pria di depan pintunya saat ini adalah Eddy suaminya dan Fabian, sahabat setianya. "Eddy? Kau ... bagaimana kau bisa di sini? Apa yang kau lakukan di sini?" Ekspresi Eddy terlihat sangat lega begitu menemukan Elisa, tapi bukan, bukan lega yang cemas, melainkan lega karena terlalu lelah dan kesal. "Akhirnya aku menemukanmu juga, Elisa! Kau tahu aku mencarimu seperti orang gila, hah?" Eddy langsung menghambur masuk, tapi sebelum pria itu sempat masuk, Elisa buru-buru menutup pintunya."Jangan tutup, Elisa!" seru Eddy yang sudah memasukkan satu kakinya dan menahan pintunya agar tidak tertutup. "Pergi, Eddy! Pergi!" "Tidak akan! Bantu aku, Fabian!" Elisa berusaha keras mendorong pintunya menutup, tapi Fabian membantu Eddy membuka pintunya. Dan kekuatan dua pria sama sekali bukan tandingan Elisa. "Akhh!" pekik Elisa saat akhirnya ia terdorong m
Read more