Sore itu, gedung pencakar langit Elan Medical tampak sibuk seperti biasanya. Karyawan berlalu-lalang dengan wajah serius. Namun, langkah mereka melambat saat sebuah mobil mewah berhenti di depan lobi. Pintu terbuka dan seorang wanita cantik turun dari sana.Moza tampak anggun dengan midi dress berwarna jingga. Di tangan kanannya, ia menggandeng Kayden, sementara di tangan kirinya ada Abigail yang tampil manis dengan gaun floral."Wah, ini istana Papa?" bisik Kayden takjub melihat lobi yang sangat luas."Bukan, Sayang. Ini kantor, tempat Papa bekerja. Ayo, kita masuk," jawab Moza lembut.Kehadiran mereka tak pelak menarik perhatian. Para staf dan karyawan kantor saling berbisik.Mereka mengenal Abigail sebagai putri tunggal sang CEO. Namun, melihat seorang wanita cantik yang menggandengnya dengan begitu akrab, membuat spekulasi bermunculan.Begitu sampai di lantai eksekutif, mereka disambut oleh Karen, sekretaris pribadi Dastan yang dikenal sangat profesional dan kaku.Karen berdiri, i
Read more