Dikediaman sederhana pasangan bahagia yang baru saja memiliki seorang putri, suasana hangat menyelimuti dipagi cerah ini. Angin berhembus lembut, membawa aroma kesegaran dari bunga bermekaran."Biar aku saja yang memasak." cegah Wei Zilan saat sang suami akan menyalakan api tungku."Kau masih harus beristirahat, duduk saja bersama putri kita." balas Guang Fang."Aku sudah pulih." kata Wei Zilan "lagi pula cuma memasak, itu bukan pekerjaan yang berat."Netra lentik itu bergetar lirih, selaras dengan senyuman manis yang tergores ranum. Semua menunjukkan bahwa ia baik-baik saja.Guang Fang pun mengalah, ia memilih mengerjakan yang lain. Mencuci pakaian, menimba air untuk mengisi bak mandi dan gentong-gentong tanah liat, membersihkan rumah serta halaman.Setelahnya ia memanen tomat, sayuran hijau, kentang, dikebun belakang kediaman. Tumbuhan lama yang sudah tidak produktif dibersihkan, tanah digembarkan kemudian ditanami la
Last Updated : 2025-10-06 Read more