Sentuhan yang awalnya ragu-ragu karena beban pikiran perlahan berubah menjadi luapan emosi yang tertahan. Ciuman itu mendalam, menuntut, sarat akan ketakutan kehilangan dan keputusasaan yang tidak terucap. Shana menarik kerah kemeja Arion, merapatkan tubuh mereka tanpa jarak yang tersisa, sementara tangan Arion mencengkeram pinggangnya erat-erat, seolah ingin menyatukan raga mereka agar takdir atau siapa pun tidak bisa memisahkan.Nafas mereka memburu di ruang tamu yang mendadak terasa panas. Arion mengangkat Shana tanpa melepaskan pagutan bibir mereka, membuat kaki wanita melingkar di pinggangnya. Shana mendesah pelan saat punggungnya menabrak dinding dingin, kontras dengan panas tubuh Arion yang mendominasinya. Segala keraguan, bayang-bayang Alena, dan teka teki yang belum terjawab seolah lebur dalam sentuhan-sentuhan liar yang menuntut kepastian kenikmatan.Tangan Arion merayap masuk ke dalam pakaian Shana, meraba kulit halusnya dengan tergesa-gesa, membakar setiap jengkal tubuh ya
Last Updated : 2026-09-24 Read more