Bab 35 Terungkap"Kali ini kamu keterlaluan," ucap Bashira pelan. Sekarang mereka tengah berada di kamar hotelnya.Sebelum datang ke kamar, Bashira bersikeras membawa Sabian pergi ke rumah sakit. Tapi calon suaminya itu keras kepala. Dengan sangat percaya diri Sabian berkata, bahwa lukanya akan sembuh seiring berjalannya waktu. Tak perlu pengobatan medis.Karena hal itulah, Bashira bertambah murka. Ia sempat mengusap kasar sudut bibir Sabian, sampai lelaki itu meringis."Sakit, Ra." Sabian mengelak dari kapas yang sudah direndam alkohol."Kamu tau lebam-lebam ini akan terasa sakit, tapi kenapa masih nekat mukulin Arion? Sekarang lihat akibatnya, Yan, kamu juga dipukul sama dia!" Bashira mengomel lagi. Napasnya berhembus kuat.Bashira ingin sekali melempar kotak obat di tangannya, atau kalau bisa, ia juga ingin menampar Sabian agar lelaki itu sadar, pembalasannya pada Arion sangat membahayakan. Namun, untunglah sampai detik ini, Bashira mampu menahan diri. Ia hanya mengomel, sesekali m
Read more