Pagi itu halaman kos masih teduh, matahari belum terlalu tinggi, Raga sedang menyapu halaman. Gerakannya pelan, lebih seperti orang yang sedang berusaha tetap sadar daripada benar-benar bersih-bersih. Sesekali dia berhenti, menunduk, menguap panjang sampai matanya berair. Wajahnya kusut, rambutnya sedikit acak, jelas sekali kalau malamnya dia kurang tidur parah. Dari salah satu pintu kos di lantai bawah, Rahma keluar sambil merapikan tas kerjanya. Dia menghela napas kecil melihat Raga dari jauh, yang sedang menyapu. Rahma berjalan menuju parkiran, melewati Raga yang masih fokus menyapu. “Pagi, Mas…” sapa Rahma lembut. Raga menoleh pelan, seolah butuh setengah detik buat memproses suara itu. “Ehh… Rahma. Pagi…” jawabnya sambil menahan satu lagi rasa kantuk yang menekan. Rahma langsung mengerutkan dahi. “Mas kenapa? Lemes banget kelihatannya…” Raga berdiri tegak sebentar, menyenderkan sapu di kakinya, lalu menarik napas panjang. “Iya nih, Ma… kayaknya kurang tidur nih.” Setela
Last Updated : 2025-12-04 Read more