Waktu berlalu tanpa Emily sadari. Senja memudar, berganti malam. Langit kini dipenuhi bintang yang tersebar tak beraturan, seolah ikut mencerminkan pikirannya yang kacau. Emily berdiri mematung di depan cermin. Tatapannya kosong, menatap pantulan dirinya sendiri, wajah yang tampak tenang, meski hatinya tidak. “Silakan, Nona Emily.” Suara itu menariknya kembali ke kenyataan. Dari pantulan cermin, Emily melihat wanita paruh baya berdiri di belakangnya. Ia tersenyum tipis, lalu melangkah keluar kamar. Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, langkahnya terasa ringan. Rantai yang biasa membelenggu pergelangan kakinya tak lagi ada. Tak lama kemudian, ia sudah berada di dalam mobil yang melaju meninggalkan rumah itu. Emily menoleh ke luar jendela. Deretan hutan membentang di kiri dan kanan jalan, sunyi dan gelap. Pemandangan itu mengingatkannya pada wilayah sekitar mansion Vincent. Namun pikirannya
Terakhir Diperbarui : 2025-12-19 Baca selengkapnya