Aku mengelus perutku yang masih rata sambil tersenyum sendiri. Rasanya masih sulit dipercaya, ada kehidupan kecil yang sedang tumbuh di dalam sana. Dua bulan—dedek bayi baru berusia dua bulan.Terdengar suara langkah sepatu mendekat. Om Kais muncul dengan wajah lelah, namun tetap terlihat tampan. Kemeja kerjanya sedikit kusut, dasinya sudah dilonggarkan. Saat mata kami bertemu, dia langsung tersenyum."Sayang, Mas Pandu bilang kamu mulai koas minggu depan?" tanyanya sambil melepas dasi.Aku mengangguk penuh semangat. “Iya, Bunny. Lagipula di rumah sakit kamu, jadi aman kok.”Om duduk di sampingku, alisnya mengerut—tanda dia sedang khawatir. "Tapi kondisi kamu sekarang beda, Sayang. Kamu lagi hamil. Koas itu kan capek, jam kerjanya panjang, berdiri lama—"Aku memutar bola mata. “Bunny, aku baru hamil dua bulan. Aku masih kuat, kok. Lagipula Mama yang jadi pembimbingku—dia pasti jagain aku. Ada Mas Pandu, dan ada kamu juga.”Mama Maya datang ke ruang keluarga, membawa segelas susu dan
ปรับปรุงล่าสุด : 2025-12-29 อ่านเพิ่มเติม