"Kau tidak bekerja, Nak?" tanya Herez, pada anaknya yang pagi-pagi sekali sudah menyeruput kopi, di halaman mansion mereka. Riven tidak menggeleng, tidak mengangguk juga. "Aku bekerja, Ayah. Aku adalah bosnya, kalau kau lupa," katanya pongah. Herez berdecih malas. Ia ikut duduk di kursi samping Riven, seraya meletakkan kopi yang ia bawa dari dapur. "Tumben sekali, di mana Elena? Biasanya, kalian selalu berdua," ujarnya basa-basi. Tapi memang, sejak Herez bangun, ia tidak melihat Elena sama sekali. Entah apa yang sudah Riven lakukan pada Elena, pikirnya. "Dia kelelahan, Ayah. Biarkan saja tidur dulu, nanti juga dibangunkan sama Ibu," ujar Riven. Bibir Herez mencebik ke bawah, seolah mengejek apa yang dikatakan Riven. Ia menyesap kopinya, seraya menatap jauh ke depan. Ingatannya berputar, lagi-lagi ketika Riven masih kecil. Mansion ini memiliki banyak kenangan di antara mereka, sekeluarga. Saat seluruh keluarga Ashborn belum terpecah karena warisan, mereka di sini beramai-ramai
Last Updated : 2025-12-08 Read more