Kirana hanya menatap keduanya dengan memberikan senyum palsu. Wanita itu enggan berada jarak dekat dengan dua orang yang membuat dirinya muak. Tanpa sepatah kata pisah, Kirana memutuskan untuk berjalan, menatap ke depan akan masa depan yang siap menanti.Dengan berjalan anggun, Kirana yakin masa depan yang indah menunggu dirinya. Ia tidak akan lagi terjebak akan cinta sepihak.Sedangkan tanpa sepengetahuan Kirana, Raka menatap kepergiannya dengan penuh penyesalan. Ada banyak hal yang ingin ia jelaskan, tetapi langkah wanita itu terlalu jauh untuk ia gapai lagi.Perceraian membawa berita bahagia bagi Widya. Pasalnya wanita paruh baya itu sangat menyukai Adhisti yang akan menjadi menantunya. Bibit, bebet, bobot dari wanita itu jelas, tidak seperti Kirana.Sejak resminya Raka menjadi seorang duda, Widya selalu menanyakan kapan akan menikahi Adhisti. Wanita dengan ketenaran luar biasa. Keraguan dalam dirinya tidak bisa ia hapus. Kenyataan hatinya yang bukan milik Adhisti lagi. Namun, ibu
Read more