Raka yang mendengar permintaan Kirana pun menghela napas sejenak. Pria itu menatap dengan tatapan tajam pada wanita yang dinikahinya seraya menjawab, “Aku baru aja selesai ngomong kalau pekerjaan aku banyak. Malah diminta pulang sore.”Benar saja, meski Kirana bicara dengan kehati-hatian, tetapi Raka tetap saja menyalurkan kemarahannya.“Hari ini aja, Mas. Hari ini, kan, hari ….”“Hari apa? Hari Jumat besuk Sabtu. Kamu mau bicara besuk pengen liburan?” potong Raka cepat sebelum Kirana selesai dengan kalimatnya.Raka membuka dompet miliknya, ia mengeluarkan beberapa lembar uang berwarna merah dan ia letakkan di atas meja. “Aku kerja juga buat banyak duit, buat kamu kalau pengen liburan atau pengen ini itu bisa dituruti.”Kirana merasakan sesak di dalam dadanya. Seolah sebuah batu besar menimpa dirinya, sakit.“Bu-bukan itu, Mas. Maksudku ….”“Aku udah terlambat. Kalau mau pergi liburan pergi aja pakai uang itu.” Setelah mengatakannya, Raka berlalu begitu saja tanpa peduli bagaimana pe
Last Updated : 2026-02-18 Read more