Jantung Kirana berdegup tidak karuan, sebuah tangan besar menangkup wajahnya dengan lembut. Tatapan Gio penuh damba pada Kirana. Perasaannya masih sama, masih sama seperti dulu. Cinta yang ditawarkan Gio pada Kirana tidak akan pernah pudar. Selamanya akan seperti itu. "Dengar, aku mencintaimu, aku tidak akan pernah berubah untuk lain hal." Gio selalu punya cara untuk membuat Kirana tersipu. Meski hanya sebuah kata, tetapi mampu meluluhlantakkan hati wanita itu. "Karena aku yakin sekarang perasaanmu padaku, maka aku akan membawamu pada orang tuaku." Ibu jari Gio mengusap pelan pipi Kirana yang telah memerah. Kirana menggigit bibir bawahnya, ia tidak tahu mengapa perasaannya pada Gio bisa tumbuh begitu besar. Sedari awal, Gio memang ada untuknya. Di saat mantan suaminya sibuk dengan segala hal yang menjadi alasannya, Gio menawarkan kenyamanan yang membuat ia terlena hingga sekarang. "Tapi, jika orang tuamu tidak suka padaku bagaimana?" takut Kirana. Kirana sangat sadar di
Read more