Pagi itu matahari baru saja naik ketika Elena berhenti di depan toko kain dan parfum milik Elena. Jalanan belum terlalu ramai, hanya beberapa pedagang yang mulai membuka lapak. Ia mendorong pintu kayu toko dan lonceng kecil di atasnya berdenting pelan.Di dalam, aroma teh hangat dan kertas memenuhi udara. Sebelum Elena ke akademi, ia harus menyelesaikan pekerjaan dulu.Mina sudah duduk di balik meja kasir besar, rambutnya diikat sederhana. Di hadapannya terdapat beberapa gulungan laporan dan buku catatan tebal. Elena langsung masuk ke ruang kerja kecil di bagian dalam, tempat ia biasa memeriksa pembukuan.Cani, yang sejak tadi membantu menyusun barang, mengikutinya dengan wajah penuh rasa ingin tahu.“Nona!” panggil Cani pelan.Elena duduk dan membuka salah satu gulungan laporan. “Hm?”Cani menggigit bibirnya, lalu tak tahan lagi. “Tentang tadi malam … tentang Kaisar Ethan.”Mina yang mendengar dari luar ruangan langsung menyela, “Cani, kau terlalu banyak bertanya.”Cani berdecak keci
Read more