Herannya, keempat saudaranya yang lain juga mengiyakan ucapan Nala. "Betul, betul, betul!" sahut Rendra dengan gaya bicara ala Upin Ipin. "Jos! Nala memang benar! Kecil-kecil cabe rawit ini!" imbuh Bagas yang bangga dengan kecerdasan Nala. "Tul markintul. Dengerin tuh, Ma. Omongan Nala itu bener!" kata Nathan. "Aku setuju! Ayah kan orangnya super duper galak. Setan aja takut sama ayah, apalagi virus!" lanjut Ayu. Mendadak semuanya diam setelah mendengar ucapan Ayu. Hanya mata mereka yang sedang gerak-gerak. Setelah beberapa detik kemudian, suara tawa mereka pecah berantakan tak terkecuali, Vina juga ikut tertawa. Namun wanita itu nampak malu-malu sambil memalingkan wajahnya. Lucu memang, tapi wanita itu enggan mengakuinya. Sedangkan Aland, pria itu pun tertawa terpingkal sampai-sampai ia merasakan nyeri di dadanya akibat ketawa yang berlebihan. Bukan cuma itu, ia juga merasa ingin buang air kecil. "Aduh, aduh stop! Ayah nggak kuat. Jadi pingin pipis!" katanya dengan waja
Read more