Anak-anak itu pun tidak bertanya lagi tentang Aland dan Vina. Mereka menyelesaikan makan malam itu dengan tertib. Setelah itu mereka pergi ke kamar masing-masing untuk beristirahat. Sebelum mereka pergi, anak-anak itu mencium tangan Nyonya Ratna dan Bu Mar. Mereka antre berdiri dari yang terkecil hingga yang paling besar, yaitu Bagas. "Selamat tidur, Oma!" "Selamat tidur, sayang. Mimpi yang indah, ya!" Lalu, mereka bergantian salim pada Bu Mar. "Selamat tidur, nenek Mar!" "Selamat tidur, Nak. Ingat, jangan tidur malam-malam. Dan jangan lupa berdoa dulu sebelum tidur!" kata Bu Mar saat Nala salim padanya. Gadis kecil itu itu mengangguk dan tersenyum. "Iya, nenek. Nala pasti selalu berdoa buat ayah dan Mama!" jawab lugu sang bocah. Bu Mar mengerutkan keningnya dan penasaran doa apa yang dipanjatkan oleh bocah perempuan itu. "Kalau boleh tahu, Nala minta doa apa tentang ayah dan Mama?" Gadis itu pun memutar bola matanya sambil mengetuk-ngetuk pipinya yang chubby. Lalu
続きを読む