Seperti yang dikatakan Rasak, para pegawai sangat menikmati ketidakhadiran pak Bahar di kantor. Mereka berleha-leha, bersileweran, mengobrol santai, tertawa keras, bahkan rata-rata berkemas pulang di bawah jam kantor. Begitu berbeda dari keadaan biasanya yang adem, tertib, dan terkendali. Dari sini, barulah Ratih menyadari betul wibawa dan pengaruh pak Bahar selalu pemimpin kantor karena terbukti segalanya langsung tak beraturan begitu beliau tidak ada. Ratih termasuk orang yang patuh dan menyukai disiplin. Jadi ia cukup terganggu dengan perubahan suasana kantor. Beruntung bahwa hal itu hanya berlangsung lima hari dan kembali normal setelah kepulangan pak Bahar.Namun seperti yang dikatakan Rasak pula, benar saja, begitu datang, Lurah itu segera mencari kesempatan berduaan dengannya. Dan karena merasa bersyukur atas kembalinya Lurah itu, iapun tidak mencoba menampik. *** Siang itu kantor kelurahan sudah lengang ditinggal para pegawainya. Namun Pak Rasak masih berada di ruang k
Last Updated : 2026-02-25 Read more