"Ibuuuu, ya Allah Ibu, Ayah, kok bisa ada di sini?""Terus... Ini apa-apaan, kenapa kalian pegangin ibu saya seperti ini! Ada apa ya? Kalian ini siapa?" tanya Alin panik. Para lelaki berbadan kekar, berseragam hitam-hitam itu masih memegangi erat Ayah dan ibu Alin, sampai akhirnya Rizan mengeluarkan suara baritonnya, dan memerintahkan orang-orang itu untuk melepaskan Ayah dan Ibu Alin"LEPASKAN!""baik, Tuan!" jawab mereka serempak. "Dasar, Bodoh! Saya menyuruh kalian untuk menjemput mereka, bukan menculik mereka!""M m maaf tuan, kami pikir, mereka ini musuh dan tawanan Tuan!" jawab salah satu dari mereka, mewakili semuanya."Mas, jadi... Mereka ini suruhan kamu, Mas?" Alin melirik ke arah Rizan yang masih tampak datar ekspresinya. "Alin, mereka ini siapa sih? Apa kamu membuat masalah di kota? Dasar bodoh! Kamu di suruh kerja malah bikin masalah!" umpat Ayah Alin. "Eng... Eng.. nggak yah!""Terus apa? Ngapain kamu ada disini? Bukannya kamu kerja sama Hesti! Jangan bikin masalah k
Terakhir Diperbarui : 2025-11-20 Baca selengkapnya