"Ohhh ... Arka ... lebih cepat ... Ahhh ... Eughhh ... di sana ... hantam bagian itu terus ... Ssshhh ... hmmm," pinta Lia, suaranya terdengar sangat liar dan tidak lagi memiliki kendali diri seorang wanita elite Jakarta yang biasa ia pamerkan di depan publik."Aku akan memberikan seluruh hidupku, seluruh kekuatan tubuh ini hanya untuk memuaskan rahimmu malam ini, Lia," geram Arka, ia meremas pantat berisi Lia dengan kedua tangannya untuk membantu mengarahkan sudut penetrasi yang lebih dalam dan menukik tajam menghantam leher rahim istrinya.Keringat bercucuran deras dari dahi Arka, menetes jatuh tepat di atas permukaan dada Lia yang bergoyang liar mengikuti ritme dorongan yang semakin menggila dan tidak memiliki belas kasihan lagi bagi ketenangan wanita itu. Arka seolah-olah sedang kerasukan setan gairah purba, ia tidak memberikan jeda semenit pun, terus memompa kejantannnya dengan kekuatan penuh dari seluruh berat tubuh kekarnya yang menekan tubuh lemas Lia di atas seprai sutra h
Read more