“Maafkan atas pemikiranku, Drew,” Faine kembali menundukkan kepala, bukan karena takut pada Drew, tapi malu atas sikap dan pemikirannya. Seharusnya dia tahu, Drew tidak mungkin menyakitinya. “Aku akan bicara pada Agnisa dan membawamu pulang bersamaku. Aku akan merawatmu dan anakmu,” ucap Drew sambil menjauh dari Faine, berniat bicara pada Agnisa. “Jika kamu melakukannya, aku akan pergi dari sini. Kamu tahu jika aku tidak memiliki apa-apa, jika aku pergi dari sini maka aku akan melahirkan di kolong jembatan tanpa siapa-siapa yang bisa menolongku. Izinkan aku hidup tenang di sini atau aku akan mati di jalanan,” ancam Faine. “Kenapa kamu melakukan ini padaku? Apakah kamu mengira perasaanku padamu tidaklah tulus?” tanya Drew menanggapi ancaman Faine. “Seharusnya aku yang bertanya padamu, Drew. Kenapa kamu melakukan semua ini padaku? Dengan tinggal bersamamu, sama saja kamu sedang menyiksaku,” Faine membalikk
Mehr lesen