“Oh, iya. Sudah sembuh!” balas Rara. Rara buru-buru menaiki motor Septa agar percakapan barusan tidak berlanjut. Ia, tidak memerhatikan raut Septa yang berubah datar. “Ayo kita berangkat sekarang! Hani sama om Jefri pasti udah nunggu!” seru Rara ketika sudah di atas jok.Septa kembali tersenyum dan mengangguk. Setelah memberikan helm ke Rara, ia segera menjalankan motornya menuju hotel Diamond. Beberapa menit kemudian, mereka akhirnya sampai di hotel Diamond. Rara terkagum-kagum melihat betapa megahnya hotel itu. Rasanya dua kali lebih besar dari hotel Amerson!“Ini memang hotel om Jefri yang terbesar di antara hotel lain,” jelas Septa ketika melihat tatapan takjub Rara, “Makanya suka diadain acara megah kayak fashion show di sini,”Rara mengangguk-angguk paham. Mereka akhirnya berjalan menuju pintu lobi. Ketika sampai di sana, mereka segera melihat Hani dan om Jefri berdiri di depannya. Hani melambai-lambaikan tangan riang ke Rara dan Septa. Rara balas melambaikan tangan. Ia berja
Last Updated : 2026-01-01 Read more