"Jasmine!" Jasmine menoleh ke sumber suara saat ia baru saja keluar dari toko buku. Matanya sempat mencari-cari di antara banyaknya penggunan jalan, siapa yang memanggil. Hingga seseorang yang sangat ia kenal keluar dari mobil. Garis wajah Jasmine yang awalnya santai itu berubah masam. Setelah apa yang terjadi di antara mereka, Jasmine sama sekali tidak bisa bermanis muka di depan Erick, meskipun itu hanya berpura-pura. "Mau apa lagi?" tanya Jasmine langsung, begitu Erick mendekat. Malas sekali rasanya harus basa-basi dengan pria tukang selingkuh ini. Berbanding terbalik dengan Jasmine, Erick justru tersenyum lebar. Ia tahu Jasmine malas bertemu dengannya, tetapi seperti yang disarankan sang ayah, ia harus perlahan mendekati Jasmine dan menarik perhatian gadis ini lagi. "Lagi sibuk?" "Kalau nggak ada apapun aku pergi!" ancam Jasmine. Wajahnya semakin tak berminat meladeni Erick. Seperti biasa, Erick akan membahas sesuatu yang tidak penting. "Sebentar. Buru-buru banget. Mana c
Last Updated : 2025-12-20 Read more