Tommy tertawa kecil lantas mengangkat bahunya. “Kebetulan banget nih, kakak lagi ngunjungin sepupu yang tinggal di desa sebelah. Eh, pas lewat sini, enggak sengaja lihat kamu!”Alena mengangguk, meski masih agak heran. “Ya ampun, ini sih namanya dunia sempit,” gumamnya sambil tersenyum.“Gimana KKN-nya sejauh ini? Enggak kesulitan ‘kan?” tanya Tommy lagi, suaranya penuh perhatian.“Masih adaptasi aja sih. Baru juga sampai,” jawab Alena apa adanya.“Kalau ada apa-apa, bilang aja ya,” ujar Tommy sambil mengeluarkan ponselnya. “Nomor kakak masih sama. Paling enggak, bisa bantu kalau butuh apa-apa di sekitar sini.”“Thanks, Kak. Tapi tenang aja, aku aman-aman aja kok di sini,” jawab Alena.Tak lama kemudian, teman-teman Alena memanggilnya dari kejauhan, memberi isyarat kalau mereka harus beristirahat. Alena berpamitan pada Tommy yang masih berdiri di sana, melambaikan tangan dengan senyum yang tetap ramah.Kini di bawah langit pagi yang cerah, Alena dan kelompoknya mulai menyiapkan kegiat
Terakhir Diperbarui : 2025-12-02 Baca selengkapnya