Sebelum adzan Subuh berkumandang, Alena dan Aziz sudah selesai membersihkan diri. Keduanya duduk di atas ranjang, saling menatap dalam keheningan, dengan senyum puas menghiasi wajah masing-masing. Malam itu, mereka telah melewati momen penuh keintiman yang mempererat hubungan sebagai suami istri.Aziz menyisir rambut basahnya dengan tangan sambil menatap Alena. "Kalau capek, enggak usah masak, ya. Kita sarapan di luar saja," ucapnya lembut, penuh perhatian."Beneran enggak papa, Mas?" tanya Alena, tampak sedikit ragu.Aziz mengangguk dengan pasti. Melihat reaksi suaminya, Alena langsung melompat kegirangan dan, tanpa sadar, memeluk Aziz dengan erat."Aduh, batal deh wudunya," kata Aziz sambil terkekeh kecil, memegangi lengan Alena.Alena langsung melepaskan pelukannya dan mundur dengan ekspresi penuh rasa bersalah. "Maaf, Mas.""Enggak papa, Sayang. Aku wudu lagi aja," balas Aziz dengan nada santai, lalu mengusap pipi Alena sebelum beranjak.
Terakhir Diperbarui : 2025-12-11 Baca selengkapnya