"Gimana, Mas? Nasi gorengku persis kayak buatan Mbak Rina 'kan?"Sandra menyandarkan diri di kursi dengan santai, senyum lebar menghiasi wajahnya. Pertanyaan barusan meluncur ringan, tetapi jelas membawa maksud tersembunyi.Sementara Aziz yang baru saja menyuap nasi goreng, mendadak berhenti mengunyah. Ia meletakkan sendoknya perlahan di piring, tatapan matanya terfokus pada Sandra yang duduk di seberang, sementara sang istri yang duduk di samping sudah meletakkan tangannya di bawah meja, bertaut erat satu sama lain untuk menahan kegugupannya."Enak," jawab Aziz singkat. Dirinya kemudian melirik ke arah Alena yang terlihat menunduk, jelas merasa tidak nyaman. Ia mencoba mengalihkan pembicaraan. "Zizi, Sasya, kalian sudah siap berangkat sekolah? Jangan sampai terlambat."Zizi mengangguk cepat, sambil memasukkan suapan terakhir ke mulutnya. "Iya, Pa. Habis ini aku ganti sepatu."Sasya mengelap mulutnya dengan serbet dan bangkit berdiri. "Aku juga udah siap. Makasih sarapannya, Tante San
ปรับปรุงล่าสุด : 2025-12-15 อ่านเพิ่มเติม