"Panggil aku Arimbi Baskoro, kakak ipar. Dan mulai hari ini, aku adalah wali sah dari seluruh keuangan yayasan Marunda."Kalimat itu menghujam jantung ruang tengah The Fortress of Marunda sekeras palu hakim yang menjatuhkan vonis mati. Sonya terpaku di tempatnya berdiri, jemarinya gemetar hebat saat melihat Anya yang terlelap dalam dekapan Arimbi, wanita yang selama ini tersembunyi di balik bayangan silsilah Bapak. Pupil matanya mengecil tajam, merekam setiap inci kemiripan wajah Arimbi dengan suaminya, Arya, yang kini juga mematung dengan rahang yang mengeras sempurna.Napas Sonya tersengal, dadanya terasa sangat sesak seolah-olah oksigen di markas mewah itu baru saja diprivatisasi oleh kedatangan sang ahli waris tak terduga. Bau parfum mawar hutan yang pekat dari tubuh Arimbi beradu dengan aroma kayu gaharu di mansion, menciptakan atmosfer yang sangat menekan paru-paru bagi siapa pun di sana. Sonya melangkah maju, mencoba mengambil kembali kedaulatan mentaln
Read more