Setelah Sonya dan Arya kembali dari liburan mereka yang bertujuan untuk melepas penat bagi Sonya, suasana di kantor Sonya Fast menjadi lebih baik. Sonya terlihat segar, bersemangat, dan bahagia. Meskipun demikian, sifat galaknya masih terasa di kalangan anak buahnya. Suatu pagi, Sonya mengadakan rapat besar dengan semua kepala cabang dan stafnya. Ruang rapat dipenuhi oleh berbagai wajah tegang dan khawatir. Mereka tahu bahwa sang pemilik perusahaan, Bu Sonya, memiliki reputasi sebagai seorang wanita yang tegas dan perfeksionis. Mereka tidak pernah tahu apa yang bisa mereka harapkan dari rapat-rapat seperti ini. Sonya memimpin rapat dengan tangan yang tegas. Dia memberikan arahan yang jelas tentang strategi perusahaan, target penjualan, dan peningkatan kualitas layanan. Namun, ada sesuatu yang berbeda kali ini. Sonya berbicara dengan nada yang lebih lembut dan penuh pengertian. Dia juga berusaha memberikan apresiasi kepada stafnya yang telah
Baca selengkapnya