Pagi itu, suasana di kantor pusat Sonya Fast tampak seperti biasa, namun di bawah permukaan, ada arus yang mulai bergejolak. Arya, yang kini sudah terbiasa dengan setelan kemeja kerja yang rapi, melangkah masuk melalui lobi utama. Beberapa karyawan memberikan salam dengan hormat, tetapi Arya bisa merasakan perubahan atmosfer. Ada bisik-bisik yang terhenti setiap kali ia melintas.Reza, asisten pribadinya yang ambisius, sudah menunggu di depan ruang kerja dengan tablet di tangan dan senyum yang terlalu sempurna."Pagi, Pak Arya. Jadwal hari ini cukup padat. Ada rapat dengan tim audit eks-Nexus jam sepuluh, lalu makan siang dengan perwakilan pelabuhan," sapa Reza dengan suara yang sangat profesional."Pagi, Rez. Langsung siapkan bahan auditnya di meja saya. Oh ya, apa ada masalah dengan operasional semalam?" tanya Arya sambil membuka pintu ruangannya.Reza mengikuti dari belakang, menutup pintu dengan pelan. "Operasional lancar, Pak. Tapi... anu, a
Read more