Sore itu jatuh dengan cara yang sunyi. Kabut menggantung di balik jendela pondok seperti tirai tipis yang menolak terbuka. Dunia di luar tampak jauh—seolah pegunungan, hutan, dan jalan setapak hanyalah latar bagi sesuatu yang lebih tua dan lebih dalam yang kini menunggu di ruangan ini. Di meja kayu yang dingin, Margarethe duduk membatu. Di hadapannya: koper tua yang baru saja mereka terima. Permukaannya penuh goresan, sudut-sudutnya terkikis, tapi ada sesuatu pada bentuknya yang terasa disengaja—seperti benda yang tak pernah dimaksudkan untuk dibuang. Tangannya gemetar saat ia mengeluarkan kunci kecil dari balik mantelnya. Klik. Bunyi itu lembut—tapi di dadanya, terdengar seperti dentuman. Adelheid berdiri di sampingnya, bahu kaku, bibir tergigit tanpa sadar. Leonhardt duduk di ujung sofa, punggung tegak, mata birunya tak lepas dari koper itu—refleks seorang agen yang menghadapi bahan peledak, meski yang dihadapi kali ini adalah sejarah. Saat koper terbuka, udara di r
Terakhir Diperbarui : 2026-01-26 Baca selengkapnya