Tidak lama setelah suara langkah berat itu mendekat, tampak lima orang masuk bersamaan.Jubah mereka putih pucat, bersih—terlalu bersih untuk kota seperti Huayin. Di dada masing-masing tersemat simbol tengkorak hitam, tercetak jelas seperti sumpah kematian. Aura dingin menyapu ruangan, membuat api lentera bergetar tak stabil.Pemimpin mereka melangkah paling depan.Wajahnya tertutup kain hitam hingga sebatas hidung. Hanya sepasang mata yang terlihat—jernih, bening, terlalu tenang. Tubuhnya ramping, bahunya sempit, gerakannya ringan nyaris tanpa suara. Terlalu halus… untuk seorang pria biasa.Qing Jian, yang bersembunyi di balik bayangan pilar, langsung menangkap kejanggalan itu.Bukan pria, batinnya tajam. Atau setidaknya… bukan pria biasa. Sepertinya wanita yang menyamar jadi pria.“Huang Shen.”Suara pemimpin itu dingin, datar, namun menusuk seperti jarum tipis.“Kenapa kau tidak melapor kepada Sekte Tengkorak Hitam,” lanjutnya perlahan, “kalau ada pendatang luar memasuki Kota Huayi
최신 업데이트 : 2025-12-17 더 보기