Sinar matahari pagi yang lembut menyelinap masuk melalui celah gorden, menerpa wajah Chloe yang masih terlelap."Enghh..."Chloe menggeliat pelan, namun seketika matanya terbuka lebar saat rasa sakit yang tajam menyengat area selangkangannya."Aduh..." ringisnya pelan.Rasanya seperti habis ikut lomba lari maraton sambil ngangkang. Seluruh badannya remuk redam, pinggangnya pegal linu, dan area kewanitaannya perih bukan main."Aw ... Perih sekali." Perlahan, ingatan tentang kejadian semalam membanjiri otaknya. Bathtub, lidah Jordan, ranjang, desahan, dan... Keluar."Aku ... Benar-benar melakukannya semalam bersama ayah tiriku...." Chloe menoleh ke samping dengan gerakan kaku. Dan di sana, terbaringlah sang pelaku utama. Jordan masih tidur pulas, wajahnya menghadap ke arah Chloe.Deg!Napas Chloe tercekat.Saat tidur begini, Jordan terlihat... berbeda. Tidak ada tatapan elang pemangsa, tidak ada seringai meremehkan. Wajah ayah tirinya damai, garis rahang tegas, hidungnya mancung sempu
Terakhir Diperbarui : 2026-02-11 Baca selengkapnya