“T-tidak di sini, Leon,” cegah Brianna dengan cepat. Ia menjauhkan kepalanya agar Leon tak terus memberi ciuman. Bagaimanapun, mereka sedang ada di luar ruangan sekarang. “Jadi?” Brianna menoleh ke belakang. Hanya sepersekian milimeter yang membuat hidung mereka nyaris bersinggungan. “A-ada yang ingin aku tanyakan,” kata Brianna, menahan diri agar tak tenggelam dalam pesona iris biru Leon yang tampak sangat berkilauan. “Apa?” “Sejak malam itu, kamu masih belum menjawab pertanyaanku soal siapa Fiona, dan kenapa kamu bilang kalau dia bukan selingkuhanmu dulu?” Harusnya Leon ingat, sejak di hotel, kemudian pada pertemuan mereka di depan rumahnya malam itu, Leon masih belum memberinya kejelasan. “Bisakah sekarang kamu hanya memikirkan kita berdua saja? Aku membawamu sejauh ini tidak untuk membicarakan orang lain, Brie ....” Bibir Leon mendarat ringan di pipi Brianna. Tangannya berpindah ke sekitar pinggul, dan sedikit memberi dorongan saat berujar, “Ayo keluar dulu, kamu kedingina
最終更新日 : 2026-01-06 続きを読む