Nona Claudia mengulurkan tangannya yang lentik, jari telunjuknya dengan berani menyentuh otot lengan atasku yang keras. "Keras banget, Mas Rafli, ini asli apa suntikan? Atau Mas Rafli ada olahraga khusus sampai bisa jadi segede ini?"Jarinya meraba pelan, turun dari bahu ke bisep, lalu meremasnya sedikit. Sentuhan itu membuat aliran listrik menjalar ke seluruh tubuhku."Asli, Non, sumpah! Ya kayak gini ini yang namanya otot kuli!""Masa sih? Coba gue cek yang lain," godanya, tangannya mulai turun ke arah dada, hendak menyentuh perutku yang kotak berotot.Tiba-tiba, sebuah tangan mungil menyambar pergelangan tangan Nona Claudia dengan kasar.PLAK!"Jauh-jauh dari Mas Rafli!"Nona Sora muncul entah dari mana, berdiri di antara aku dan Nona Claudia dengan wajah cemberut maksimal. Dia mengenakan piyama beruang yang lucu, tapi tatapannya ke kakaknya tidak selucu bajunya."Apaan sih lo, bocil, ganggu aja, deh!" Nona Claudia menarik tangannya dan wajahnya terlihat kesal karena diganggu."Kak
Last Updated : 2025-12-10 Read more