Melihat putrinya sudah terlelap, Aira mengelus lembut pipi chubby EJ, lalu melangkah keluar kamar dengan berjinjit pelan. Langkah kaki Aira pelan menuju ke arah dapur di bagian belakang rumah.Di sana, aroma harum bumbu dapur sudah mulai tercium. Nora sedang sibuk berdiri di depan meja dapur. Beberapa kantong plastik berisi belanjaan tadi pagi sudah terkembang di atas meja. Nora sedang sibuk mengupas kulit kentang dan memotong wortel."Nora," sapa Aira lembut seraya mendekat.Nora terkejut kecil, memutar tubuhnya. "Astaga, Nyonya Aira! Kaget saya. Nyonya sudah bangun? Kenapa tidak istirahat saja di kamar?"Aira tersenyum hangat, menggelengkan kepalanya pelan. "EJ sudah tidur nyenyak, Nora. Di kamar terus malah bikin bosan. Nora lagi sibuk sekali ya?""Iya ini, Nyonya," sahut Nora riang, menyapu sayuran di meja. "Tadi pagi kan saya dan Sera habis belanja di pasar. Saya mau buatkan sup iga hangat sama tumis sayur segar untuk makan siang Nyonya Aira."Aira melangkah mendekati meja. "Sini
Read more