Di meja makan yang penuh cahaya dan makanan lezat, bahaya tidak datang dari luar, melainkan dari orang yang duduk di sebelahmu. Mereka berpura-pura menjadi keluarga, tapi menganggap batasan sebagai sesuatu yang bisa diabaikan. Lampu kristal bergoyang pelan di atas meja oval besar, sinarnya memercik di atas alas porselen putih. Shinta menduduki ujung meja, sikapnya tegas seperti pijakan peta keluarga. Di sisi kanan: Adrian, Elara, Nara, Agatha, Daniel berbaris rapi. Di sisi kiri: Renata, Evan, dan kedua putra mereka yang sibuk mengocok gelas jus. Ketika Elara hendak menjatuhkan diri di kursinya, Daniel tiba-tiba menghentikan langkahnya. “Biarkan aku yang tarik kursi untuk Nara,” ucapnya dengan senyum ramah yang tidak sampai ke mata. Saat jari-jarinya menyentuh sandaran kursi, punggung tangannya sengaja menyentuh bagian belakang tangan Elara. “Maaf,” katanya dengan nada datar, tapi tatapannya mengirimkan pesan yang sama sekali berbeda, ‘Aku bisa menyentuhmu kapan saja.’ Elara me
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-01-12 อ่านเพิ่มเติม