Ada kalanya pulang bukan tentang kembali ke rumah,melainkan tentang membawa satu keyakinan kecil agar tidak tertinggal di jalan.Elara menutup pintu mobilnya perlahan. Mesin menyala dengan dengung halus.Jalanan mulai lengang saat senja turun. Lampu kota menyala satu per satu, memantul di kaca depan seperti ingatan yang menyala di kepalanya. Udara dalam kabin masih hangat, bercampur aroma parfum pagi itu.Suara ayahnya kembali muncul, tenang, tidak memaksa, seolah masih bergema di ruang kerja yang sunyi itu.“Papa tidak mau kamu merasa sendirian.” Dia masih ingat Leonardus yang duduk di balik meja, menyusun berkas rapi seperti biasa, tapi matanya penuh dengan hal yang jarang terlihat. Tanpa menyela atau menghakimi, ayahnya hanya mendengarkan seksama saat Elara cerita tentang malam kejadian Daniel, tekanan keluarga Huang yang memaksa dia diam, dan rasa terjebak antara melindungi orang tersayang dengan membela diri.
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-02-02 อ่านเพิ่มเติม