Ellena sudah biasa melihat Reon disukai oleh perempuan lain. Bahkan saat lelaki itu pura-pura berpacaran dengan Graciella, wajah Ellena bisa diatur seprofesional mungkin meski hatinya sesak. Lalu, matanya bertemu dengan tatapan Reon. Kekasihnya itu, segera melepaskan pelukan Sherine. "Kenapa kamu ada di sini?" tanya Reon dingin. Bibir pink Sherine yang mengkilap tersungging. "Hari ini aku mulai kerja di sini, Kak, sebagai staff CIO." Dia mengangkat ID Cardnya dengan bangga. Reon berbalik. "Ke ruangan saya." Dia melangkah kembali masuk ke dalam ruangannya. Dengan manja, Sherine menyusul Reon. Ellena, Laura dan Vino menyaksikan hal itu. "Mereka kelihatannya sudah saling kenal, Ellena, kamu gak tahu?" tanya Laura. Ellena hanya menggeleng. Sementara itu, Vino mendekat. "Jangan salah paham, Kak Ellena," ujar Vino. "Sherine itu cuma salah satu cewek yang ngejar-ngejar Pal Reon. Mereka satu kampus di Oxford.""I
Leer más