Setelah meeting bersama Laura di ruangan CEO, Ellena langsung menuju mejanya. Dia meletakkan tablet lalu duduk, bersiap untuk melanjutkan pekerjaan yang sempat tertunda. Di meja sebelahnya, Laura langsung berkutat dengan komputer. "Ellena, kamu sudah cek ulang profil Permata Bumi Raya Properti?" tanya perempuan itu, matanya fokus pada monitor. Ellena menoleh singkat, "sedikit lagi, Kak. Sisa rekam jejak investasi lima tahun terakhirnya."Laura mendengus ringan dan menggeleng kecil. "Ellena, Ellena… kamu lelet banget sih, saya harus finalisasi draft MoU dengan Permata Bumi Raya Properti itu sebelum jam empat, lho. Kamu dengar kata Pak Reon, kan, tadi?""Iya, Kak, saya dengar, tadi saya gak sempat lanjut karena tiba-tiba dipanggil meeting dan—" kalimat Ellena terjeda. Laura mengulum bibirnya dan menoleh tajam pada Ellena. Gadis itu menahan napas sekilas. "Kita meeting bareng, Ellena, gak usah jadikan itu alasan, cepat selesaikan dan pastikan semua lampiran juga data pendukungnya leng
Last Updated : 2025-12-29 Read more