SREEET.Suara lakban cokelat yang ditarik panjang terdengar menyayat hati di keheningan pagi.Aku berdiri di ambang pintu, tangan kananku secara refleks mengusap perut bagian bawah yang kini mulai membuncit sedikit. Usia kandunganku memasuki bulan ketiga. Tonjolan kecil kehidupan baru mulai terlihat, mendesak pakaianku menjadi lebih ketat.Di dalam kamar yang luas itu, Mbok Nah dan dua asisten rumah tangga lainnya bekerja dalam diam. Mereka bergerak cepat, efisien, dan tanpa ekspresi, seolah sedang membersihkan TKP kejahatan, bukan mengemas barang-barang anak majikan.Kamar ini... dulu adalah ledakan warna. Poster-poster band indie Inggris, tumpukan majalah Vogue, bantal-bantal beludru warna-warni, dan koleksi sepatu sneakers yang berserakan. Kamar ini berteriak "Luna".Tapi pagi ini, kamar ini mati.Dinding-dindingnya telanjang. Jejak poster sudah dicabut, menyisakan kotak-kotak bersih di cat tembok yang sedikit pudar. Lemari pakaian sudah kosong melompong, pintu-pintunya terbuka leb
더 보기