Hutan Utara yang tadinya tampak seperti surga bagi sepasang kekasih itu kini berubah menjadi panggung perdebatan. Long Yuan masih memegang pedangnya dengan siaga, matanya menyapu setiap dahan pohon, namun ia tidak menemukan jejak manusia satu pun. Baginya, hanya ada dua kemungkinan, predator hutan yang kelaparan, atau istrinya yang terlalu terkejut hingga menciptakan bayangan pelindung di dalam kepalanya. "Mei, tidak ada siapa-siapa di sini. Hanya ada jejak harimau itu di tanah," ucap Yuan sembari mencoba menenangkan napasnya. "Mungkin ketakutanmu membuatmu melihat hal-hal yang tidak nyata. Kau berhalusinasi, Sayang." Shu Mei yang baru saja berdiri dengan bantuan dahan pohon, menatap Yuan dengan kilat amarah di matanya. "Halusinasi? Kau pikir aku gila, Yuan? Lelaki itu nyata! Dia berdiri tepat di depanku, dia menghalau harimau itu dengan belati! Jika dia tidak muncul, mungkin kau hanya akan menemukan mayatku saat kau kembali dengan babi hutan konyolmu itu!" "Cukup, Mei! Aku sudah m
Last Updated : 2026-02-10 Read more