Malam yang seharusnya tenang di balkon paviliun itu kini terasa mencekam bagi Long Yuan. Setelah Jenderal Zhao mundur ke kegelapan dengan membawa berita kegagalan yang fatal, Yuan berdiri mematung. Dadanya bergemuruh oleh amarah. Bagaimana mungkin seseorang bisa menembus pengawalan pasukan elit Naga Hitam dan merebut Shu Lian? Siapa pun lelaki bertopeng itu, dia telah meledakkan bom waktu yang selama ini Yuan coba jinakkan. Yuan menarik napas panjang, memaksa otot-otot wajahnya yang tegang untuk kembali rileks. Ia berbalik, mencoba memasang topeng ketenangan di hadapan istrinya. Dengan langkah perlahan, ia mendekati Shu Mei yang masih berdiri terpaku dengan raut wajah penuh tanya. "Maafkan aku, Mei. Ada sedikit laporan kacau dari perbatasan, hanya masalah logistik militer," ucap Yuan sembari mengulurkan tangan, membelai pipi lembut Mei dengan jemarinya yang masih terasa dingin. Namun, Mei tidak tersenyum. Ia menatap Yuan dengan tatapan datar, sepasang matanya yang jernih seolah men
Last Updated : 2026-02-13 Read more