Rakael menggunakan energi spiritualnya untuk memeriksa area pinggang Nessa. Namun, dia malah merasa ada yang aneh. Pinggang Nessa terasa kuat dan stabil, sama sekali tidak tampak seperti bermasalah."Kak Nessa, pinggangmu nggak apa-apa."Nessa melirik Rakael dengan kesal, lalu menggoda, "Kamu takut aku nggak bayar, ya?"Rakael tersenyum kecut. "Kak Nessa, aku bukan bekerja demi uang."Nessa juga menyadari ucapannya barusan kurang tepat. Namun karena gengsi, dia tetap bersikeras, "Tenang saja, aku nggak akan minta gratisan. Uangmu tetap aku bayar penuh. Sekarang pakai tenaga sedikit lagi."Rakael hanya bisa tertawa getir. Seorang kultivator besar, malah diperlakukan seperti tukang pijat. Namun melihat sikap Nessa seperti itu, pada akhirnya Rakael tetap tidak tega menolak.Saat jemarinya kembali menyentuh, dia sengaja menahan energi spiritualnya dan hanya menggunakan teknik pijat murni untuk menekan otot di sisi pinggangnya. Gerakannya dibuat jauh lebih lembut dibanding sebelumnya.Kali
続きを読む